Letak Halaman : Beranda » Jurnal SEPA » Vol. 13 No. 1 September 2016 » STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA KENTANG (Solanum Tuberosum L) DI KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG

 
 
STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA KENTANG (Solanum Tuberosum L) DI KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG

 

 

STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA KENTANG (Solanum Tuberosum L)  DI KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG

 

Mahkruf Joko Purwanto, Mohd. Harisudin, Aulia Qonita  Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta E-mail: mahkrufjokop@gmail.com

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya, penerimaan dan keuntungan dalam budidaya kentang di Kecamatan Ngablak, menganalisa faktor internal dan eksternal, merumuskan alternative strategi, menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam mengembangkan budidaya kentang di Kecamatan Ngablak. Metode dasar penelitian adalah deskriptif analisis. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah (1) Analisis Biaya, Penerimaan, Pendapatan dan Keuntungan, (2) Analisis Internal Factor Evaluation, (3) External Factor Evaluation, (4) Analisis SWOT, (5) QSPM. Hasil penelitian menunjukkan, biaya budidaya kentang sebesar Rp.11.413.271,00, Penerimaan sebesar Rp.18.631.117,00. Pendapatan sebesar Rp 7.217.846,00 dan keuntungan yang diterima sebesar Rp.4.827.071,00. Internal Factor Evaluation (IFE) menunjukkan bahwa terdapat empat kekuatan dan enam kelemahan. External Factor Evaluation (EFE) menunjukkan bahwa terdapat enam peluang dan tiga ancaman. Analisis SWOT menghasilkan alternatif strategi yang dapat diterapkan yaitu mempertahankan kualitas dan meningkatkan kuantitas hasil budidaya kentang dengan intensifikasi pertanian, memaksimalkan lahan penanaman kentang melalui sistem budidaya monokultur dan rotasi tanam serta memanfaatkan teknologi yang ada, dan menjalin hubungan kerjasama pemasaran dengan lebih dari satu tengkulak. Analisis QSPM menunjukkan bahwa prioritas strategi yang dapat diterapkan adalah mempertahankan kualitas dan meningkatkan kuantitas hasil budidaya kentang dengan intensifikasi pertanian.

 

Kata Kunci : budidaya kentang, keuntungan, SWOT, QSPM

 

Download Jurnal : 7 STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA KENTANG (Solanum Tuberosum L) DI KECAMATAN NGABLAK KABUPATEN MAGELANG