Tim PKM-M Microgreen Mengadakan Edukasi Pertanian Anak Usia Dini di SD Muhammadiyah 3 Surakarta
Senin, 02 Nov 2020, 14:28:55 WIB - 388 View

Tim PKM-M Microgreen Mengadakan Edukasi Pertanian Anak Usia Dini di SD Muhammadiyah 3 Surakarta

Tim PKM-M Microgreen Mengadakan Edukasi Pertanian Anak Usia Dini di SD Muhammadiyah 3 Surakarta

 Indonesia sangat membutuhkan petani-petani yang produktif untuk mengoptimalkan produksi pangan. Arus modernisasi menyebabkan adanya perubahan persepsi generasi muda yang menjadikan pertanian bukan sebagai pilihan. Pentingnya edukasi pertanian ke generasi penerus menjadi alasan Tim PKM-M (Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Kepada Masyarakat) Microgreen untuk melakukan sosialisasi tentang minat untuk bercocok tanam di SD Muhammadiyah 3 Surakarta. Dari sosialisasi pertanian ini diharapkan anak-anak sekolah dasar bisa menumbuhkan rasa minat demi melestarikan dunia pertanian.

Dari hasil pengamatan visual yang dilakukan oleh tim yang terdiri dari Rosyid Dwi W, Arifianto P.N.R, Rahmatdani A.P., Rika Mayang dari Prodi Agribisnis 2017 serta Larasati A. Bella dari Prodi Agroteknologi 2017 ini melihat bahwa sekolah tersebut hanya memiliki sedikit lahan untuk penghijauan karena luas tanah sekolah mitra ini juga relatif sempit dan 95% lahan kosong yang ada telah tertutup paving. Alasan itulah yang mendasari Tim PKM-M Microgreen untuk mengenalkan konsep bertani secara modern melalui microgreen.

Penanamanmicrogreen cukup mudah dan efisien untuk dipelajari siswa SD. Microgreen adalah tanaman muda, lunak, serta tanaman yang  dapat  dimakan  yang mana dipanen sebagai bibit. Tanaman kecil ini ditanam untuk tahap daun sejati pertama. Microgreen dijual sebagai produk mentah untuk digunakan di salad,  sandwich,  ataupun sebagai hiasan.Sosialisasi yang berisi panduan penanaman dan manfaat mikrogreen dilaksanakan melalui whatsapp group dengan para wali kelas 5A untuk kemudian diajarkan ke anak-anaknya.Panduan dalam bentuk video tutorial juga diberikan melalui unggahanyoutube. Kegiatan ini bisA menjadi salah satu referensi yang bisa dilakukan para anak-anak saat pandemi COVID-19 sebagai kegiatan positif untuk menumbuhkan minat bercocok tanam sejak dini.