Webinar Seri 3: Prospek Dan Tantangan Investasi Sektor Pertanian Pada Masa Pandemi Covid-19 Dan Kenormalan Baru
Rabu, 15 Jul 2020, 20:25:13 WIB - 592 View

Webinar Seri 3: Prospek Dan Tantangan Investasi Sektor Pertanian Pada Masa Pandemi Covid-19 Dan Kenormalan Baru

Pandemi yang telah berlangsung sejak bulan Maret 2020 ini tentu saja berdampak pada berbagai sektor di Indonesia termasuk sektor pertanian. Banyaknya kegiatan yang terhenti bahkan gulung tikar memaksa setiap sektor harus mengambil perubahan dengan cepat untuk melakukan penyesuaian agar kegiatan perekomonian dapat berjalan dengan baik kembali. Salah satu langkah kegiatan yang dapat dilakuakan pada masa kebiasaaan baru ini yakni melalui investasi bidang pertanian.

Pertanian memegang kendali atas perkembangan ekonomi di Indonesia. Menyumbang hampir setengah nilai perekonomian nasional. Pertanian juga secara nyata ikut menyokong pendapatan devisa negara melalui ekspor. Secara umum pertumbuhan investasi di sektor pertanian bisa dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu (1)Laju pertumbuhan produksi; (2)Tingkat daya saing hasil produksi secara global. Dalam hal ini, harga jual dan beli hasil pertanian harus dijaga kestabilannya jangan sampai merugikan salah satu pihak. Disisi lain, persaingan usaha akan menunjukkan aktivitas ekonomi yang aktif di dalam bidang pertanian, sehingga dapat menarik minat investor. Selain kedua hal tersebut, hal lain yang juga berpengaruh terhadap investasi bidang pertanian adalah (3)Sumber daya manusia (petani), kondisi lahan, dan kebijakan serta regulasi yang berlaku. Bila regulasi terkait prosedur dan perizinan dibuat berbelit-belit, membutuhkan waktu yang panjang, dan mahal biayanya maka hal ini akan menurunkan minat investasi di bidang tersebut.

Pentingnya investasi sector pertanian di era kenormalan baru ini tidak terlepas dari dukungan kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah serta kemampuan yang dimiliki oleh pelaku bidang pertanian itu sendiri. Berkaitan dengan hal tersebut Program Studi Agribisnis bekerjasama dengan Perhepi Komda Surakarta menyelenggarakan Webinar yang megusung tema "Prospek dan Tantangan Investasi Sektor Pertanian pada Masa Pandemi Covid-19 dan Kenormalan Baru" dengan narasumber sebagai berikut:

  1. Bahlil Lahadalia, S.E. (Kepala BKPM RI) yang diwakilkan oleh Ir. Zainal Mutaqin M.M. (Direktur Perencana Industri Agribisnis dan Sumber Daya Alam Lainnya, BKPM RI)
  2. Dr. Bayu Krisnamurthi (Ketua Dewan Penasehat PP Perhepi dan Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Indonesia/ AAI)
  3. Ir. Suryo Banendro, M.P. (Kepala Dinas pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah)
  4. Dr. Ir. Minar Ferichani, M.P. (Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret)

Webinar ini dilaksanakan secara online melalui Zoom dan disiarkan secara langsung melalui Youtube. Kegiatan webinar berjalan dengan baik dan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Pertanian UNS, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan oleh para narasumber. Pemaparan pertama disampaikan oleh Ir. Zainal Mutaqin M.M. dengan tema “Kebijakan Pemerintah Dalam Mendukung Investasi Sektor Pertanian (Agribisnis) Pada Era Kenormalan Baru”. Sejak tahun 2017, sektor utama yang mendominasi investasi adalah sektor tersier/ jasa-jasa. Sedangkan sebelum tahun 2017 sektor primer atau pengolahanlah yang memegang peranan penting dalam dunia investasi. Disisi lain penanaman modal (PMA dan PMDN) sektor pertanian, peternakan dan perikanan sebagian besar terdapat di pulau Kalimantan dan Sumatera, dimana hal tersebut juga terbenter dengan tantangan investasi di sektor pertanian yang meliputi perubahan iklim, laju organisasi, laju urbanisasi, aspek distribusi, dan lain sebagainya.

Dilanjutkan pemaparan oleh Dr. Bayu Krisnamurthi dengan tema “Investasi Pembangunann Agribisnis: Pelajaran dari Revolusii Agribisnis Indonesia”. Investasi dilihat dari segi pembangunan berbeda dengan investasi yang dilihat dari kacamata investasi perusahaan. Karena investsi pembangunan mencakup hal yang lebih luas lagi. Investasi pembangunan disini akan didasarkan pada terjadi revolusi agribisnis di Indonesia.

Kemudian paparan selanjutnya disampaikan oleh Dr. Ir. Minar Ferichani, M.P yang pada kesempatan webinar ini menyampaikan topik terkait tentang “Peluang dan Tantangan Investasi Sektor Pertanian (Agribisnis) Pada Masa Pandemi Covid-19 dan Kenormalan Baru”. Terjadinya kondisi Pandemi Covid-19 memberikan beberapa tantangan dalam sektor pertanian, misalnya supply chain yang terputus, ekspor-impor yang terhenti bahkan secara global, dan tantangan terkait tenaga kerja. Tantangan-tantangan tersebut dapat diselesaikan salah satunya dengan adanya peningkatan kualitas produk pertanian.

Pemaparan ditutup mengenai “Iklim Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Mendukung Sektor Pertanian di Jawa Tengah Pada Era Kenormalan Baru” yang disampaikan oleh Ir. Suryo Banendro, MP. Turut hadir dalam kegiatan ini, lebih dari 400 peserta yang tersebar melalui Zoom Meeting maupun Youtube.


Video Terkait :